Korem 022/PT
Panglima TNI
Menu

Babinsa Kutalimbaru Ikut Pupuk Jagung

 

 

Penrem 022/PT.

Swasembada pangan program Pemerintah yang sedang digalakkan, butuh peran serta dari seluruh komponen yang ada. Petani, Kelompok Tani, Gapoktan, PPL/PHL, Dinas Pertanian dan seluruh masyarakat. Seperti yang dilakukan Serda Suhendrawan Babinsa Koramil 02/Kutalimbaru Jajaran Kodim 0204/Deli Serdang melaksanakan pendampingan pemupukan jagung dilahan Bapak Abadi Sinulingga anggota Kelompok Tani Maju Tani seluas 18 rante yang terletak di Desa Suka Makmur Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, Senin (23/10/2017).

 

Danramil 02/Kutalimbaru Kapten Inf Hasian Tamba mengatakan, tanaman jagung rata-rata berumur 100-110 hari tergantung varietasnya. Dengan rentang umur yang tak jauh berbeda, metode pemupukan yang diberikan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan hasil panen jagung.  Karena mayoritas jagung dibudidayakan secara monokultur atau tumpang sari dengan komoditas tertentu-terbatas sehingga suplai nutrisi dari alam kurang mencukupi sebab hara dari tumbuhan lain berkurang dan terjadi kompetisi antar tanaman.

 

Jagung sebaiknya dipupuk pada masa sebelum tanam, umur 15 HST, dan 30 HST. Pupuk dasar berfungsi untuk menyiapkan nutrisi bagi tanaman pada fase awal pertumbuhan. Saat berkecambah, jagung menggunakan nutrisi dari biji jagung. Setelah beberapa hari nutrisi dari biji akan habis dan akar mulai berfungsi mencari makanan. Disinilah terjadi proses adaptasi terhadap lingkungan yang biasanya diiringi dengan stres tanaman. Semakin lama stres pertumbuhan akan semakin terhambat. Untuk memperpendek fase stres ini, kebutuhan hara harus tercukupi. Kecupukan nutrisi ini akan meningkatkan daya tahan tanaman saat fase rawan tersebut. Selain itu pupuk dasar juga memacu pertumbuhan lebih cepat dan sehat.

 

Jaringan tanaman yang paling efektif untuk penyerapan nutrisi adalah bulu akar. Bagian ini biasanya terletak di ujung akar. Oleh karena itu jarak pemupukan disesuaikan dengan pertumbuhan akar tanaman. Semakin tua, akar tanaman berkembang semakin luas. Pemberian pupuk disamping masing-masing tanaman bertujuan untuk menghindari kompetisi antar tanaman. Apalagi jika digunakan jarak tanam yang efektif semisal 80×20 jika satu lubang satu tanaman. Meskipun jarak dalam satu baris sangat rapat, tapi akar dapat berkembang ke samping antar barisan. Untuk itu pemupukan sangat penting untuk peningkatan hasil panen petani, tandas beliau.